Minggu, 31 Desember 2017

Profil Para Perempuan Membaca

Semua penulis di sini adalah perempuan, mayoritas ibu-ibu rumah tangga. Kami membentuk website ini agar bisa menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan sebagai perempuan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambil menikmati secangkir teh atau kopi. Berikut profil para perempuan membaca:

(Founder Komunitas Perempuan Membaca)
Iffah Hannah, perempuan yang punya harapan semoga komunitas kecil ini bermanfaat untuk banyak perempuan lain termasuk dirinya sendiri untuk kembali menemukan gairah belajar dan berpengetahuan lewat saling membaca serta mendiskusikan buku bersama. Saat ini sedang menempuh pendidikan master Cultural Studies di Universitas Indonesia dan sangat tertarik pada kajian new media, gender, Islam, dan sastra.

(Admin Website perempuanmembaca.com) 
Uswah, penikmat kopi hitam, pemilik 5 website yang mulai tidak terurus dipenuhi sarang laba-laba karena kemaruk, jika senggang menulis tumbuh kembang kelima anaknya di website uswahsyauqie.blogspot.co.id, kadang-kadang nulis di website uswasyauqie.com yang dibangun sejak zaman purba tahun 2007, bukan psikolog tapi hobi mengampanyekan "Seni Mencintai Diri Sendiri"

(Editor Perempuan Membaca)
Nabilah Munsyarihah, Alumni Pesantren Tambakberas dan Krapyak. Belajar menulis di BPPM Balairung UGM sambil kuliah di kampus FISIPOL. Sekarang menekuni bisnis clothing anak Aswaja di Alalakids.id. Juga menemani dua anak yang sedang lucu-lucunya tumbuh. Bercita-cita menerbitkan buku anak dengan nilai tawassut, tawazun, ta'adul, dan tasamuh.


(Editor Perempuan Membaca)
Nurhayati Aida, lahir dari orang tua yang mencintai padi dan sawah di pesisir laut Jawa. Sehari-hari belajar untuk belajar mencintai hal-hal yang dikerjakan. Sesekali membaca buku tapi lebih banyak melamum. Bisa disapa di FB Nur Hayati Aida

(Admin Sosmed Perempuan Membaca)
Ihdina Sabili, terus berusaha meluangkan waktu untuk membaca dan menulis. Meski punya kesempatan belajar tentang dunia arsitektur, perempuan yang biasa dipanggil Dina ini sekarang sedang terus berselancar di dunia kepenulisan. Di antaranya mengampu ekstra kurikuler Literasi di SD dan membersamai anak-anak belajar privat menulis. Dunia bacaannya berawal dari novel-novel fiksi remaja yang berbau romance dan saat ini masih ingin terus belajar membuat puisi. Baginya membaca dan menulis adalah dua aktivitas yang membuatnya bertahan hidup dan ada.


(Bendahara Perempuan Membaca)
Dian Nur Hidayah. Lahir di Cilacap, saat ini mengikuti suami tinggal di Sukoharjo. Hanya ibu rumah tangga biasa dengan satu anak wedok yang masih merangkak mengejar mimpi. Ibu rumah tangga biasa yang masih ingin mengasah hati dan fikiran. Ibu rumah tangga biasa yang selalu haus untuk belajar. Karena itulah bergabung di komunitas ini saya bahagia karena 'dipaksa' untuk membuka buku lagi dan menciumi bau kertas.

(Admin Merchandise Perempuan Membaca)
Mustammimul Rofiqoh, seorang ibu dengan dua putri kecilnya. Mulai suka membaca sejak dibelikan majalah Bobo sewaktu masih SD. Buku yang paling disukai adalah buku yang berbau-bau misteri dan detektif. Aktif menulis status retjeh di medsos tapi bukan pencitraan, namun hanya pamer semata biar bahagia. Bila ingin kenal lebih dekat bisa lewat fb: Mustamimul Rofiqoh lG: @mustamimul_rofiqoh

(Admin Merchandise Perempuan Membaca)
Pada tanggal 12 Mei 1992, dilahirkan anak perempuan bernama Nurul Farida Wajdi. Farida atau Ida adalah sapaan akrabnya. Tumbuh besar dan menapaki perjalanan hidupnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tepatnya sih wilayah Maguwoharjo, hanya beberapa menit saja dari Stadion Internasional Maguwoharjo. Pada tahun 2015 lahir, dipersunting pemuda dari Madura, tapi besar di Pekalongan. Hingga kini dianugerahi dua orang putri (sementara). Mencari lingkungan yang baik, komunitas dengan kegiatan positif adalah hal yang dicintai. Dengan harapan selalu menjadi pribadi yang baik. Salah satunya Perempuan Membaca ini. Salah satu komunitas dengan energi positif yang membangun. Segala perbincangan yang ada, selalu sarat ilmu. Nah, kalau kesibukan di rumah, selain momong anak adalah bisnis online kecil-kecilan, semoga suatu saat bisa besar, Aamiin. Bisnis yang dilakoni yaitu menjual pakaian jadi, cetak undangan dan produksi souvenir/merchandise yang menjadi pilihannya. Bisa ditemui di facebook dengan akun bernama Nurul Farida Wajdi, IG dengan nama @faridawajdi, juga twitter @faridawajdi.




Aida Mujtahidah. Santriwati. Khodimah YPM Miftahul Ulum. Penulis antologi Sahabat Inspirasi dan Aktivis Disabilitas. Menyukai semua buku yang berbau politik dan sejarah. Bisa dihubungi lewat akun fb Aida Mudjib



Farah Firyal, ibu rumah tangga. Seorang ibu dari 3 anak yang lucu-lucu. Menjadikan aktifitas membaca sebagai sumber kebahagiaan dan pengetahuan. Kesibukan setiap hari ngramut anak2 dan suami sambil menjalankan sekolah online Fiqih Female dan podcast Ruang Ngaji. Bisa ditemukan di akun Instagram @Farahfiryal



Iyom Alexandria. Kata seorang penyair “Jika kau tempatkan ibu sebagai seorang pengajar, kau akan melihat suara bangsa yang harum namanya”. Saya seorang ibu, dan semoga saya menjadi pengajar yang baik.

Okta

OktaIbu rumah tangga yang ingin rajin membaca -lagi- dan belajar menulis supaya tidak "hilang" bila nanti sudah menuju keabadian (terinspirasi: Pak Pramoedya). Tulisan lain yang agak serius bisa dijenguk di www.soulantern.com, kalau ada yang mau ditanyakan boleh loh kirim pesan di situ. Saat ini juga berbagi keceriaan untuk anak-anak dengan berjualan baju motif tradisional di akun instagram @bu.ba.yo


Lulusan S1 Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Jenderal Soedirman yang seorang Potterhead ini memilih menjadi seorang ibu rumah tangga, seorang istri dari seorang suami dan ibu dari seorang putri. Hari-hari kerap ia habiskan untuk mengurus anak dan rumah (tentu saja, kan? Ibu Rumah Tangga). Dan di sela kesibukannya menjadi ibu rumah tangga, ia sempatkan juga berjualan online buku-buku dan boneka bantal homemade (bisa diintip di shopee.co.id/rim4juwita), membaca buku selembar-selembar, dan berselancar di dunia maya. Hobinya menonton spam squishy di instagram dan terkadang jika sudah kepalang putus asa suka memasukkan buku-buku di trolley belanja toko buku online namun tak pernah ia tebus. Pilih Aomame untuk jadi presiden.


Jatri Ningrum, kelahiran 1988. Ibu rumah tangga, sekarang hobinya main sama si kecil dan jalan-jalan. Perempuan biasa yang kadang suka nyebelin. Ikut gabung group membaca, supaya mau dan suka membaca lagi. Instagram @jeyjatri


Ibu 1 orang anak, lulusan teknik elektro PTN di malang yang masih sering kemana-mana sendiri karena baginya perempuan harus bisa mandiri termasuk mengurus segalanya sendiri. Penulis bisa dihubungi di FB Lavelia Permata Chintasani


Anisah Busthomi, bisa mampir ke rumah di jl. Surau At-Taqwa, Des. Guluk-Guluk, Kec. Guluk-Guluk, Kab. Sumenep. Merupakan Pegiat LazisNU Kecamatan Guluk-Guluk, Anggota perkumpulan Komunitas Desa Damai Kecamatan Guluk-Guluk (Annuqayah bekerjasama dengan BPM dan WF), Pegiat FNKSDA Sumenep. Anggota pengurus Alumni Pecinta Lingkungan PSG (Pemulung Sampah Gaul) SMAGA 3 Annuqayah. Status masih lajang.




Najhaty Sharma, 30 07 1988. Alumni PP Annur Maron Purworejo. Author Dua Barista dan Lipstick



Nana Ernawati, nenek 2 orang cucu balita. Menulis puisi dan aktif di bidang literasi anak. Memimpin sebuah komunitas seni Lembaga Seni & Sastra Reboeng (Lss Reboeng) yang kegiatannya membuat acara literasi anak (mendongeng, menerbitkan buku dll). Senang travelling dan ngobrol. Lahir di Yogya dan menetap di Jakarta.

Nurul Ilmi Elbana, perempuan yang suka menulis puisi dan kadang menulis cerpen. Sekarang disibukkan dengan kegiatan-kegiatan literasi anak dan sastra di Lembaga Seni & Sastra Reboeng, nyambi jadi bakul buku  lewat akun IG @buka_bukumu dan  kadang-kadang menyunting  buku. IG @nurulilmielbana


Rifqoh, kelahiran Saudi Arabia, 10 Nopember 1982. Hobi menikmati keindahan kaligrafi, makanan favorit siomay dan minuman favorit air putih, warna favorit hijau


Fatmah, Ibu 3 anak yang masih suka nonton drakor dan ditemani mi instan pakai telor yang dibubuhi irisan cabe. Membaca buku merupakan salah satu me time favoritnya, meskipun belum rajin menulis resensi. Gabung di komunitas ini agar ghiroh untuk menulis terus berkobar, dan bisa produktif seperti ibu-ibu yang lain.




Roisha Hardika, kelahiran 2 Agustus (sampun tua, mau punya anak 2, ndak usah lengkap-lengkap banget gih, saya malu). Sebenernya saya orang yang tipe gak gaul-gaul amat, juga gak gitu ngikuti tren ini dan itu. Tapi saya suka baca novel romance, sejak dari sekolah bahkan sampe sekarang. Suka aja gitu baca novel dengan halaman tebel-tebel. Kadang sehari bisa langsung finish bacanya (kalau gak diselingi dengan kgiatan lain). Bisa ikut nimbrung di Komunitas Perempuan Membaca di sini saya merasa sangat senang sekali. Karena hobi baca novel dan buku-buku yang saya senangi bisa tersalurkan #ehhh. Sesibuk-sibuknya kita usahakan bisa meluangkan waktu untuk membaca, bacaan apa saja, bisa komik/novel/puisi/majalah/surat kabar/buku-buku lainnya. Karena membaca adalah jendela dunia. Kita tidak harus keluar untuk bisa tahu isi seluruh dunia. Cukup dengan membaca saja sudah bisa mengetahui isi dari seluruh dunia.




Shofia El-Mizan adalah anggota perempuan  membaca yang sedang belajar menjadi ibu muda untuk keluarganya. Perempuan ini menyelesaikan pendidikan magisternya di Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Selain menjadi ibu rumah tangga, ia juga mengajar di salah satu universitas di Jawa Timur. Ia aktif mengikuti berbagai komunitas untuk menjaga komunikasi dan integrasinya dalam berbagai bidang, tetap tersambung meski sekarang telah menjadi ibu rumah tangga. Termasuk aktif dalam Perempuan Membaca, Dunia Santri Community, dan lainnya. Shofia juga menjadi distributor busana muslim branded lokal yang berkualitas. Jika berminat untuk mengintip koleksinya bisa kunjungi FB: Reseller Gamis Shabrina



Hai wonder woman. Saya Sindy asli Cilacap. Pekerjaan saya ibu rumah tangga yang nyambi ini itu. Hehe.. Salam kenal dan salam literasi ya semuanya! Kenalan lebih lanjut boleh japri ke WA 081227723426. Atau add akun fb dan IG: Sindy Abdullaah Els



Nur Inda Jazilah. Independen linguis forensik yang (terpaksa) menggeluti linguistik komputasi dengan menjadi grammar developer. Beberapa tulisannya bisa juga diakses di sini.


Latifatus Syarifah, bisa dipanggil Latifah, Latif, Lat, Fah, atau Ipee sesuka kalian hehe. Numpang lahir di Semarang pada 6 Agustus 1996. Menghabiskan masa kecil di Banyumas, masa remaja di Jember sampai sekarang. Pernah nyantri di Surabaya. Saat ini bisa disambangi di Mojokerto. Jejak bisa ditemukan di akun facebook Latifah, instagram @latifahsy68. Mencintai dunia buku dan bercita-cita mempunyai perpustakaan pribadi yang bisa diakses siapa saja. Motto favorit, Bersuka cita saat suka adalah kewajaran, bersuka cita saat duka adalah kedewasaan.



Hikmah Imroatul Afifah, perempuan kelahiran Mojokerto yang memutuskan diri untuk menjadi guru matematika. Selain menggeluti bidang tersebut, aktivis IPPNU –yang meski lahir di Mojokerto, tapi lebih cinta Malang- ini juga sangat mencintai dunia kepenulisan. Membaca adalah hobinya sejak kecil. Aktivitas dan lingkungan di organisasi membawanya pada concern terhadap isu-isu perempuan, kesehatan mental, dan toleransi. Jika tertarik untuk mengajak ‘ngopi’ –tapi dia akan tetap pesan es susu–, sila hubungi via akun Twitter @hikmahimroaa atau akun instagram @hikmahimroa.



Desty Putri Hanifah. Kesibukan hariannya membersamai si kecil Alula, mompreneur buku-buku anak (@rumahbukuibuanak.temanggung) dan mengajar di sebuah universitas swasta. Sangat menyukai dunia literasi terutama membaca dan menulis. Dan sedang merintis Rumah Baca untuk anak-anak di lingkungan sekitar. Ia berniat menebarkan lebih banyak manfaat melalui tulisan baik fiksi maupun nonfiksi. Yuk kenal lebih dekat di FB (Desty Putri Hanifah) atau WA 085740991421.



Luly Prastuty atau biasa dipanggil Luly adalah perempuan kelahiran Bontang, Kalimantan Timur yang sedang berdomisili di Kota Malang, Jawa Timur. Saat ini Luly sedang menempuh pendidikan Pascasarjana Cultural Studies di Universitas Indonesia. Penyuka story telling, menyanyi dan menggambar ini meluangkan waktunya menulis kontemplasi dan puisi di www.catatankisah.wordpress.com. Penulis buku fiksi favoritnya adalah Andrea Hirata dan Jostein Gaarder. Sementara itu, psikologi menjadi genre buku nonfiksi yang suka dibaca. Luly bisa dihubungi melalui lulyprastuty@gmail.com.




Saya Ajeng Indira Dewi, IRT dan juga mahasiswi yang memiliki 3 orang anak. 




Norma Ningsih, "Ibu penuh waktu yang masih belajar tentang segalanya dalam kehidupan."




Sarifah Mudaim lahir di kota Indramayu 10 April. Menyelesaikan pendidikan formal hanya setingkat SMA. Perempuan pecandu caffein. Yang bercita-cita mempunyai perpustakaan umum pribadi. Penikmat musik yang suka mendengarkan cerita dongeng, pengidola Selena Gomez. Bisa disapa melalui instagram @sarifah104, facebook sarifah mudaim, email sarifahmudaim104@gmail.com. dan whatsapp 087829366961




Almas Mustofa lahir di Rembang, 22 Juli 1983. Ibu dua anak yang menyukai crafting, musik, buku, film dan lain-lain kecuali masak.

Nur Kholilah Mannan

Nur Kholilah Mannan, santriwati Ma'had Aly Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo

Ummi Tanzila

Saya adalah IRT dua anak yang lumayan suka membaca dan menulis, terutama menulis di sosmed. Bukan status-status galau pastinya. Selain itu, dagang online dijadikan pilihan untuk mencari tambahan rejeki. Semoga menulis resensi di PM bisa semakin memperpadat jadwal saya sehingga benar-benar tidak sempat menulis status unfaedah
Umiula, perempuan berkelahiran madiun’99 ini sedang menyelesaikan studinya di IAIN Ponorogo. Ia menjabat sebagai Pemimpin Umum LPM Al-Millah periode 2020/2021, dan senang mengikuti perkembangan sosial kemasyarakatan di lingkungan Ponorogo. Ia menulis berdasar apa  yang ia mau dan diperlukan untuk ditulis, itu sebabnya beberapa tulisannya yang termuat di web www.lpmalmillah.com sering menuai tekanan dari berbagai pihak. Walaupun tidak sepiawai teman-temannya, beberapa karya fiksinya pernah memperoleh penghargaan baik tingkat regional maupun nasional. Penulis bisa ditemui melalui: 085706483201 (wa only), umiulaaa (IG), ula (FB)


Khalimatu Nisa, biasa dipanggil Nisa, ibu satu anak yang tengah menempuh studi master di Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM. Pernah nyantri di PP Al Munawwir Komplek Q, Krapyak, Yogyakarta. Tinggal di Mojokerto, Jawa Timur. Bermimpi mengelola perpustakaan komunitas dan kelak menerbitkan buku yang ditulis dengan sepenuh hati.


Santri aktif di Ma'had Aly Situbondo. Hobi membaca apa saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PerempuanMembaca

Semua penulis disini adalah perempuan yang menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambi menikmati secangkir teh atau kopi.




Cara Gabung Komunitas

Cara Gabung Komunitas

Cari

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *