Review Buku Heroes Of Olympus - The Son Of Neptune, Rick Riordan

Judul Buku : Heroes Of Olympus – The Son Of Neptune
Pengarang : Rick Riordan
Penerbit : Disney – Hyperion Books (Versi Amerika)
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : 513 (Cetakan pertama bahasa Inggris)
Genre : Fantasy, Mitologi Romawi dan Yunani
Pe review : Lavelia Permata C

Son of Neptune adalah buku kedua dari pentalogi kedua Rick Riordan setelah pentalogi Percy Jackson and the Olympians. Dalam buku ini menceritakan tentang Percy Jackson, seorang demigod putra dari Neptunus (Nama romawi dewa Poseidon) yang kehilangan ingatan nya dan tiba – tiba bangun 8 bulan kemudian di rumah para serigala dan dibimbing oleh Lupa (Dewi Serigala) untuk bertahan hidup dan kemudian dikirim ke Perkemahan Jupiter, tempat para Demigod dan keturunan Dewa dewi Romawi (walau tidak langsung). Disana dia berteman dengan Hazel Levesque, Putri Pluto (Aspek Romawi Dewa Hades, penguasa dunia bawah) dan Frank Zhang, Putra Mars (Ares, Dewa Perang). Di Perkemahan Jupiter, Percy di tempatkan di barak kelima (Fifth Cohort) tempat berkumpulnya Demigod yang dianggap payah dan tidak memiliki harapan. Percy membuat barak tersebut menjadi barak yang disegani dengan memenangkan permainan berperang bersama dengan Hazel dan Frank. Dalam perkemahan Jupiter, Percy juga berkenalan dengan Reyna, Putri Bellona (Dewi Perang) yang menjadi Praetor – Jenderal perang romawi – dan sedang dirisaukan oleh hilangnya teman kerja sesama praetor Jason Grace dan berkenalan dengan Octavian, keturunan Apollo yang didaulat sebagai Augur, wakil pembaca pertanda dari langit atau Apollo sang Dewa Ramalan.

Tak lama setelah kemenangan barak kelima dalam permainan berperang, Frank yang diperintah langsung oleh Mars untuk membebaskan Thanatos sang Dewa Kematian di Alaska meminta bantuan kepada Hazel dan Percy untuk bersama – sama dalam misi tersebut. Percy yang sejak awal tidak disukai oleh Octavian, langsung bersedia dan mereka pun berangkat menuju Alaska.
Akankah mereka berhasil menyelamatkan Thanatos dan mengalahkan Raksasa yang menyekapnya? Akankah ingatan Percy kembali? Dalam buku ini juga diceritakan tentang masa Lalu Frank Zhang dan juga Hazel Levesque yang sangat unik. Dan apa hubungan antara Hilangnya ingatan Percy dan Ramalan besar yang akan segera terjadi?

Saya sangat menyukai buku ini dan saya memilih membaca versi bahasa asli nya untuk semakin mendapatkan feel serta kalimat – kalimat berima yang tentu saja sulit didapat jika dialih bahasakan ke bahasa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar