Minggu, 31 Mei 2020

Resensi Buku My Sister Keeper, Jodi Picoult


Judul Buku: My Sister Keeper (Penyelamat Kakakku)
Penulis: Jodi Picoult
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2007
Jumlah halaman: 523 halaman
Genre: Novel, Fiksi
Nama peresensi: Norma

Anna Fitzgerald, remaja 12 tahun yang membongkar celengannya untuk mendatangi kantor firma hukum menyewa pengacara untuk menuntut orang tuanya.

Ya, Anna menuntut orang tuanya untuk hak atas tubuhnya sendiri. Beberapa jam setelah lahir, Anna sudah menyumbangkan sel darah tali pusatnya untuk kakaknya, Kate. Setelah itu Anna menjalani puluhan suntikan, transfusi darah, dan operasi agar Kate bisa melawan Leukimia yang dideritanya sejak kecil. Memang, untuk tujuan menyelamatkan hidup Kate lah Anna dilahirkan. Dan, saat ini ibunya meminta Anna untuk menyumbangkan salah satu ginjalnya untuk Kate yang nyaris sekarat.

Menginjak usia remaja, Anna mulai mempertanyakan tujuan hidupnya, sampai kapan ia harus terus menyuplai kebutuhan hidup kakaknya. Hingga akhirnya, Anna sampai pada keputusan untuk menggugat orang tuanya agar memperoleh hak atas tubuhnya sendiri. Keputusan yang membuat keluarganya terpecah dan mungkin akan berakibat fatal untuk kakak yang sangat di sayanginya.

"Kakakku sekarat, dan ibuku ingin aku menyumbangkan salah satu ginjalku padanya."

"Mereka tidak benar-benar memperhatikanku, kecuali saat mereka membutuhkan darahku atau sesuatu. Aku bahkan mungkin tidak akan hidup, jika Kate tidak sakit "

"Mereka melahirkanku agar aku bisa menyelamatkan Kate," gadis itu menjelaskan.

"Mereka pergi ke dokter-dokter spesialis dan segalanya, kemudian memilih embrio yang akan memiliki kesamaan genetik yang sempurna."

Cerita dalam novel ini dikemas dalam berbagai macam sudut pandang semua tokohnya, mengajak pembaca menyelami satu demi satu emosi setiap tokohnya secara detail dan dalam.

Bagaimana ketika Anna berdiri di muka pengadilan, berhadapan melawan ibunya sendiri. Bagaimana sang Ibu ketika ia sadar sudah begitu melukai hati Anna, namun ia juga tidak dapat melepaskan tangannya dari Kate.

"Jika kau menggunakan cara yang salah secara moral untuk menyelamatkan hidup anakmu, apakah itu menjadikanmu ibu yang buruk?" (Sarah, Ibu Kate dan Anna)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PerempuanMembaca

Semua penulis disini adalah perempuan yang menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambi menikmati secangkir teh atau kopi.




Cara Gabung Komunitas

Cara Gabung Komunitas

Cari

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *