Rabu, 04 November 2020

Resensi Buku Kegagalan Besar: Muncul dan Runtuhnya Komunisme dalam Abad Kedua Puluh), Zbigniew Brzezinski


Judul buku: The Grand Failure: “The Birth and Death of Communism in the Twentieth Century” (Kegagalan Besar: Muncul dan Runtuhnya Komunisme dalam Abad Kedua Puluh)
Penulis: Zbigniew Brzezinski
penerbit: Remaja Rosdakarya Bandung
Cetakan: Pertama
Tahun terbit: 1990
Genre: Social Science / History
Alih bahasa: Tjun Suryaman
Peresensi: Aida Mujib

***

“Jika bangsa yang besar saja tidak dapat bertahan hidup, apa yang bisa dikatakan tentang orang biasa?” (Isi surat Madam Bogomolov, hal 23)

***

Dunia mengingat akhir Oktober hingga awal November abad ke-20 sebagai hari-hari Revolusi Oktober Rusia. Pada tahun 1917 kelompok-kelompok komunis menduduki pusat pemerintahan dan lembaga pemerintah serta menggulingkan pemerintahan nasionalis pimpinan Alexander Kerensky--yang baru saja mulai memerintah sejak Februari setelah Tsar Nicholas II dari Rusia turun takhta dan adiknya Tsar Mikhael Romanov tidak mendapat dukungan rakyat Rusia. Revolusi Oktober diinspirasikan oleh Vladimir Lenin dari partai Bolshevik dan kaum komunis berkuasa hingga pembubaran USSR pada 1991.

Tiga tahun sebelum bubarnya Uni Soviet, ketika Gorbachev masih sangat berkuasa, seorang pakar politik luar negeri AS menulis buku “The Grand Failure: The Birth and Death of Communism in the Twentieth Century” (Kegagalan Besar: Muncul dan Runtuhnya Komunisme dalam Abad 20)

Penulisnya, Zbigniew Brzezinski (selanjutnya disingkat ZB), adalah seorang diplomat dan ilmuwan politik Amerika kelahuiran Polandia. Dia menjabat sebagai penasihat Presiden Lyndon B. Johnson dari tahun 1966 hingga 1968 dan merupakan Penasihat Keamanan Nasional Presiden Jimmy Carter dari tahun 1977 hingga 1981.

ZB memaparkan sejarah Rusia dengan sangat menghibur dalam buku ini. Ia menjelaskan daya tarik marxisme/komunisme bagi orang miskin, orang yang kehilangan haknya, akademisi, dan kelelahan rakyat akibat Perang Dunia I.  Dia memiliki kategorisasi yang sangat meyakinkan dari tiga era politik Uni Soviet dan bagaimana mereka berbeda satu sama lain.  

Zb juga memaparkan sejarah Marxisme yang bermakna dan dapat dipahami di Tiongkok dan mengapa ia secara fundamental berbeda dari gerakan Komunis dunia lainnya. Meskipun ZB tidak memprediksi jatuhnya Uni Soviet dengan kata-kata yang jelas, analisisnya memperjelas kemungkinan tersebut.  “Kegagalan Besar” membantu kita memahami komunisme versi Rusia dan Cina, termasuk pencapaian dan kekurangan mereka. Dari semua analisis yang dibuat dalam buku ini, yang langsung terlihat adalah model komunisme Tiongkok dan bagaimana ZB memprediksinya dengan tepat sebagai model yang bisa bertahan. 

Mungkin komunisme bisa bekerja di lain waktu dan di tempat lain tetapi tidak di Rusia dan tidak seperti yang diterapkan oleh Lenin, Stalin dan penerusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PerempuanMembaca

Semua penulis di sini adalah perempuan yang menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambi menikmati secangkir teh atau kopi.




Cara Gabung Komunitas

Cara Gabung Komunitas

Cari

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *