Selasa, 30 April 2019

Resensi Hakikat Kebahagiaan, Dr. Nashir Bin Sulaiman Al-Umar

Judul Buku: Hakikat Kebahagiaan
Penulis: Dr. Nashir Bin Sulaiman Al-Umar
Penerjemah: Hj. Sitti Asiqh Usman Ali
Penerbit: Icatt press
Jumlah Halaman: 60
Genre: Nonfiksi
Pereview: Nurul Farida Wajdi

Review:

Kebahagiaan adalah harapan bagi setiap orang. Namun terkadang tudak sadar kalau kebahagiaan yang dicari adalah penderitaan. Kebahagiaan hakiki terkalahkan dengan kebahagiaan sejati. Sebagian besar merasa bahagia adalah segalanya terwujud sempurna.

Melihat dari poin buku dengan judul Hakikat Kebahagiaan ini, menurut pakar linguistik, kebahagiaan adalah antonim dari sengsara, si fulan bahagia berarti dia tidak sengsara.

Sedangkan menurut pakar pendidikan dan psikiater, mereka mendefinisikan bahagia dengan sebuah definisi yang simpel yaitu: kesinambungan perasaan gembira, tenang, puas, berseri. Kebahagiaan ini merupakan konsekwensi logis dari perasaan kontonyuitas tentang kebaikan diri, kehidupan, dan masa depan.

Sedangkan kebahagiaan atas nama harta, popularitas, ijazah, jabatan dan lainnya bisa saja hanya kebahagiaan semu dan tuntutan nafsu.

Salah satu yang dicontohkan adalah seorang wanita kaya, Kristina Onasis, apakah dia kaya bahagia? Kenyataannya tidak. Beberapa kali menikah selalu gagal. Hidupnya tertekan dan penuh dilema. Hingga ahirnya meninggal dengan sisa hidup kesedihan. Harta ternyata tidak bermanfaat baginya.

Selain itu, ada tokoh qarun yang terkenal. Dia sangat bergwlimang harta, namun apakah hartanya membuat bahagia? Tentu tidak. Karena kebahagiaan yang diciptakan hanyalah kebahagiaan semu.

Adapun faktor penghalang kebahagiaan adalah:

1. Kufur
2. Maksiat
3. Dengki dan cemburu
4. Iri dan dendam
5. Marah
6. Dzalim
7. Takut selain Allah
8. Pesimisme
9. Prasangka buruk
10. Kesombongan
11. Ketergantungan selain Allah
12. Narkotika

Lalu hal apa saja yang bisa membuat orang bahagia? Diantaranya adalah:

1. Beriman kepada Allah dan beramal shaleh
2. Beriman kepada qadha dan qadar
3. Ilmu syariat
4. Memperbanyak dzikir dan tadarus
5. Kelapangan dada
6. Memandang orang lain lebih baik
7. Tidak tergantung dunia
8. Keyakinan bahwa bahagia sejati ada (akhirat)
9. Berbuat baik kepada siapapun
10. Bersahabat dengan org sholih, berteman dengan siapapun
11. Meyakini cercaan orang lain adalah kebaikan diri.
12. Membalas kejahatan dengan kebaikan
13. Perbanyak doa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PerempuanMembaca

Semua penulis disini adalah perempuan yang menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambi menikmati secangkir teh atau kopi.




Pemesanan Suvenir

Pemesanan Suvenir

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *