Jumat, 13 September 2019

Romantisme Kesejatian dan Sosok Wanita Seorang Ainun



Saya tidak mengenal Ibu Ainun secara personal, tentu saja. 
Tapi mengapa Beliau bisa begitu dicintai oleh Prof. Habibie? 
Seperti apakah beliau dalam kesehariannya menyertai suami? 
Sehingga ajal pun tak mampu memisahkan cinta antara keduanya.

Menurut saya bukan hanya persoalan cinta yang mendalam, karena cinta pun tak mungkin tanpa kendala, karena rumah tangga tak mungkin tanpa masalah. Ini karena sosok wanita hebat yang berada dalam sosok Ainun mampu melenakan suaminya. Mampu membuat laki-laki hebat itu tertunduk dalam kasih yang tak ada ujungnya seperti halnya Mbahkung Mustofa Bisri, Pak SBY, Pak Harto, dsb, bahkan Sayyidah Fatimah bagi Ali serta Kanjeng Nabi Muhammad SAW dengan Siti Khotijah. Istri bagi mereka adalah kinasih yang tak berbatas ruang dan waktu

Ibu Ainun adalah seorang dokter dengan berbagai penghargaan, namun saat mendampingi suami ada kalanya ia menjadi sosok ibu rumah tangga, menemani suami, menyiapkan kopi, memasak, mengasuh anak, mendengar keluh kesah dan berada di sisi suami dalam susah maupun senang

Itulah wanita
Ia mampu berkarir sekaligus mendedikasikan dirinya di rumah. Ada kalanya ia menangis karena keadaan yang sulit tapi hatinya mampu membaja, tangannya mampu melakukan hal berat bersamaan, mampu berfikir menyelesaikan berbagai masalah

Wanita diciptakan dengan sejuta kekuatan di balik tangisnya 
Yang kadang sendu atau tubuh yang kadang dianggap lemah
Wanita mampu melahirkan normal atau menahan sakit secar
Mampu memilih berkarir
Atau memilih melakukan tugas domestik
Bahkan mampu kedua-duanya
Wanita mampu melangkah melampau batas laki-laki
Atau memilih berada disisi laki mendorong- memberi seribu kekuatan demi kasihnya
Wanita bisa memilih memiliki 1-2 anak hebat atau mendedikasikan diri dengan 10 anak yang sama hebatnya
Ya, itulah wanita dengan keajaibannya

Prof. Habibie tengah membuktikan penghormatannya yang terdalam bagi wanita
Sosok wanita sesungguhnya ia tampakkan dengan perlakuannya sebagai laki laki
Kebutuhannya pada Ainun menampakkan kekuatan wanita dalam memberi cinta
Sedahsyat itulah peran Ainun dalam hidupnya

Maka..
Tidak elok jika wanita saling berbicara atas wanita lain oleh sebab perbedaan dalam "menjadi sosok wanita dalam rumahnya"

Wanita bebas memilih menjadi apapun
Karena Titah Tuhan selalu sesuai dengan porsi masing-masing diri
Karena Tuhan tahu cara terbaik bagi setiap wanita dengan karakter kekuatannya
Wanita adalah pejuang sejati
Ia memberi cinta, memberi kekuatan dan mensurgakan keluarga
Di tangannya ada mukjizat, di dadanya ada keberanian, di kakinya ada surga
Wanita bisa belajar melampaui apapun asal tak terbelenggu menilai diri dan orang lain

Terimakasih Bu Ainun
Terimakasih Prof Habibie
Karenamulah kita tahu bahwa kesejatian itu ada
Sejati dalam hidup yang "saling"
Sejati dalam menjadi kawan dalam rumah tangga
Sejati dalam memintal kasih
Sejati dalam hidup di dunia sampai berjumpa di akherat kelak

Semoga kita, sebagai pasangan suami istri muda ini mampu belajar banyak dan mengikuti kesejatian itu
Aminnn ❤❤❤

ditulis oleh Dian NH
Yang masih terus belajar menjadi wanita 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PerempuanMembaca

Semua penulis disini adalah perempuan yang menyempatkan waktu untuk membaca, budaya yang hampir punah ditelan oleh kesibukan, budaya yang hampir punah tergantikan oleh membaca status sosmed atau berita versi digital. Kami merindukan aroma buku, kami merindukan rehat dan bergelut dengan buku sambi menikmati secangkir teh atau kopi.




Pemesanan Suvenir

Pemesanan Suvenir

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *